suntik DNA Salmon

Suntik DNA Salmon adalah proses yang menawarkan pendekatan baru dan kreatif untuk pembaruan kulit. Aplikasi dibuat dengan interval 2 minggu dan Anda dapat merasakan efeknya langsung dari hari berikutnya.

Selama bertahun-tahun dan oleh dampak dari faktor lingkungan pasti beberapa deformasi pada kulit kita berkembang. Untuk kulit kita tidur yang teratur dan cukup, asupan air yang cukup, nutrisi yang seimbang, penghindaran dari efek matahari dan merokok dan pelembab yang diperlukan adalah kebutuhan kita yang sangat diperlukan. Selain itu, melalui bahan yang dibutuhkan, suntikan intradermal menawarkan perawatan tambahan.

Setelah usia 30 tahun setiap tahun 1% kehilangan kolagen dialami. Kulit tampak lebih pucat dan kering dan kehilangan elastisitas. Terapi DNA Salmon dikenal sebagai perawatan paling produktif untuk penampilan yang lebih vital dari kulit Anda yang terlihat samar, pemulihan yang lebih halus, paling dapat dipercaya dan efisien dari kesan wajah Anda tanpa kekurangan.

1.Apa Itu DNA Salmon?

Protein adalah blok pembangun utama seluler. Mereka adalah komponen utama yang digunakan untuk pembangunan formasi sel baru. Tubuh kita gagal menghasilkan generasi protein sendiri dan kita justru perlu menyerap dari lingkungan eksternal. Ikan salmon kaya protein untuk sel-sel baru yang diproduksi di kulit kita mengandung protein yang diperlukan.

Protein yang diserap ke dalam segmen kulit memasok blok bangunan yang dibutuhkan seluler. Dengan demikian, kelembaban kulit, pengerasan, kejelasan dan kecerahan formasi terkait daya tahan harus diperoleh dan diperkuat.

Terapi DNA Salmon dikenal sebagai perawatan paling produktif untuk penampilan yang lebih vital dari kulit Anda yang terlihat samar, pemulihan yang lebih halus, paling dapat dipercaya dan efisien dari kesan wajah Anda tanpa kekurangan.

2. Bagaimana DNA Diterapkan?

Sebelum aplikasi 30-45 menit pasien tidak peka. Setelah ini, melalui jarum yang sangat kecil hampir dalam bentuk bebas rasa sakit disuntikkan secara subkutan. Pada terapi vaksin Salmon DNA 1 musim hyaluronic acid, dilakukan 1 musim Salmon DNA.

3. Individu Mana yang Tidak Sesuai Untuk DNA Salmon?

Selama aplikasi tes DNA Somon dilakukan margin jika ada infeksi kulit orang-orang ini harus dikeluarkan.

4. Kapan Hasilnya Diamati?

Konsistensi aplikasi suntik Salmon DNA hampir sama juga dengan aplikasi toksin botulinium lainnya yaitu bervariasi dalam kisaran 4 dan 6 bulan.

5.Berapa Banyak Musim Aplikasi yang Dicita-citakan?

Sekali seminggu atau setiap 15 hari interval suntik Salmon DNA diberikan dalam 4 musim.

Dilansir dari artikel yang tayang di Kompas, berikut adalah penjelasan dari salah satu Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang juga dokter spesialis kulit di RSUD Prof dr Margono Soekarjo Purwokerto, dr Ismiralda Oke Putranti menjelaskan, perawatan dengan DNA salmon itu disebut Polydeoxyribonucleotide (PDRN) “PDRN merupakan obat yang dikenal memiliki efek perbaikan jaringan, anti-iskemia dan anti peradangan yang berasal dari DNA sperma ikan salmon Oncorhynchus mykiss (Salmon Trout) or Oncorhynchus keta (Chum Salmon) yand dipurifikasi dan disterilisasi,” kata Ismiralda kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021). Ia pun membenarkan pernyataan KD, yang menegaskan bahwa ekstrak DNA salmon dapat membantu regenerasi kulit, mempercepat proses pembentukan kolagen, terutama penyembuhan bekas jerawat berupa scars atau berupa bopeng atau yang berwarna merah. “Memang bisa. Efek dari pemberian DNA salmon ini merangsang pembentukan kolagen yang penting dalam perawatan scar salah satunya pada akibat jerawat. DNA salmon ini juga memberikan efek tampilan kulit yang lebih baik,” tuturnya.

Harus dilakukan pengulangan Kendati demikian, terapi dengan DNA salmon tersebut tidak bisa hanya dilakukan sekali, harus dilakukan pengulangan untuk hasil yang maksimal. Ismiralda menjelaskan, pada jaringan kulit (terutama lapisan dermis) PDRN ini akan membentuk nukleotida-nukleotida untuk menyusun DNA dalam sel fibroblas, sehingga mereaktivasi proliferasi normal dan pertumbuhan sel fibroblas. Dalam upaya perawatan kulit di mana terjadi proses penuaan baik akibat penuaan alami maupun dini terjadi penipisan lapisan dermis akibat menurunnya kolagen. PDRN ini, imbuhnya dapat merangsang fibroblas untuk menghasilkan serabut kolagen yang padat dan tebal sehingga mengurangi tampilan dari tanda-tanda penuaan seperti kulit kering, tipis, dan keriput.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengenal Apa Itu Suntik DNA Ikan Salmon yang Dilakukan Krisdayanti”, Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2021/05/07/080500665/mengenal-apa-itu-suntik-dna-ikan-salmon-yang-dilakukan-krisdayanti?page=all.
Penulis : Nur Fitriatus Shalihah
Editor : Sari Hardiyanto

Leave a Reply